BANJARAN – Selain memiliki objek wisata Situ Sangiang dan makam keramat Sunan Parung, Desa Sangiang Kecamatan Banjaran juga memiliki panorama alam blok Sawiah. Tidak jauh dari Blok Sawiah terdapat Curug Genclang di bukit Pucuk, salah satu perbukitan yang mengelilingi Gunung Ciremai. Sumber aliran curug berasal dari sungai Cigenclang, dan dalam satu aliran sungai Cigenclang terdapat 9 rangkaian air terjun yang saat ini dinamai Curug Genclang.

Curug Genclang juga disebut curug Sawiah atau curug Remis, tapi dari ketiga nama tersebut yang paling populer sebutan curug Remis karena di sekitar lokasi curuh banyak terdapat remis. Beberapa waktu lalu, blok Sawiah dan Curug Remis dikunjungi Bupati Majalengka H Sutrisno SE MSi bersama FKPD dan seluruh kepala OPD.

Bupati merespons dua lokasi tersebut untuk dijadikan tujuan wisata alam yang bisa menjadi primadona baru di Kabupaten Majalengka. Dari puncak Curug Remis para pengunjung juga bisa melihat bendungan Jatigede.

Posisi curug Genclang berada di tengah-tengah jalur pendekian Gunung Ciremai via Apuy dan via Palutungan. Bahkan menurut informasi jika diteruskan mengikuti aliran sungai hingga ke hulu akan bertemu dengan jalur pendakian Ciremai via Apuy. Sebagai objek wisata yang baru dikenal, masih banyak yang harus dibenahi di area curug Remis.

Curug Remis ada di ketinggian sekitar 1.400 mdpl, sehingga udara akan terasa lebih sejuk dan berkabut. Udara yang sejuk serta kondisi di sekitar Curug Remis yang masih rimbun dan alami akan membayar rasa lelah perjalanan jauh.

Ketinggian rangkaian air terjun di aliran ini bervariasi, dan ketinggian curug Remis yang merupakan air terjun tertinggi di aliran sungai sekitar 80 meter. Ketinggian air terjun lainnya ada yang 20 meter, 30 meter, dengan karakter dinding air terjun serta aliran jatuh yang berbeda-beda.

 

Camat Banjaran Drs H Wahyuddin MM MMPd menuturkan, untuk sampai di lokasi Curug Remis, dari arah alun-alun Majalengka menuju ke arah Kecamatan Maja lanjut ke arah Desa Girimulya-Desa Sangiang Kecamatan Banjaran. Sebelum memasuki balai Desa Sangiang belok kiri dan langsung lurus menuju ke blok Sawiah Desa Sangiang.

Ada jalur lain dari Kecamatan Maja belok ke kiri melewati Desa Sagara dan Desa Cibunut Kecamatan Argapura. Lanjut menuju ke jalan pertigaan blok Sawiah,” ujarnya.

Pengunjung disarankan menggunakan kendaraan roda dua, karena medan jalan yang dilalui merupakan jalan tanjakan yang cukup panjang. Jika para pengunjung menggunakan kendaraan roda empat akan menyulitkan jika di tengah perjalanan saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

“Sejak dikunjungi pak bupati dan rombongan Muspida beberapa waktu lal, setiap hari libur dan hari Minggu banyak masyarakat yang datang ke lokasi tersebut. Baik menggunakan sepeda motor maupun sambil berolahraga sepeda,” pungkasnya. (har)

sumber: http://www.radarcirebon.com/wisata-baru-di-majalengka-bernama-curug-remis.html